Tuesday, 30 September 2014

puisi nasionalisme




Pertiwi Yang Terlupa
Ku termenung dalam lamunan kelam
Menatap langit malam bertaburan bintang
Memikirkan sebuah teka-teki alam
Mengingat pertiwi yang kian mengelam
        Betapa tidak…?
        Mereka lebih memilih amerika
        Dikala Indonesia masih punya pulau dewata
        Terlebih para petinggi Negara kita
        Merajalela korupsi, kolusi , dan nepotisme
Sadarkah mereka…?
Indonesia kini menjerit
Mendambakan keadilan dan kedamaian
Bukan intimidasi dan anarkisme yang dibutuhkan
        Alangkah nasibnya negeriku ini
        Budaya nan indah mulai terlupakan
        Perjuangan pahlawan seakan tak terkenang
        Nilai kehidupan berbalik kemaksiatan


Apakah ini balasan kita semua
Setelah tiga setengah abad lamanya kita terjerat
Terjerat dalam rekatnya penjajahan
Mengisahkan luka nan mendalam
        Ya Tuhan….!
        Bangkitkanlah putra-putri bangsa ini
        Bangkit dalam tatapan masa depan
        Menuju Indonesia yang partisipan.